Masyarakat Tana Toraja Sangat Membutuhkan Pemimpin Yang Peduli

Kembali Media Adipati Nusantara Menginfokan setelah memantau perkembangan di Tana Toraja dimana
Masyarakat Tana Toraja sangat merindukan pemimpin yang pro dengan keperdulian terhadap kepentingan umum, bukanlah janji ikrar janji, sebagaimana pada periode calon pemimpin sebelumnya semuanya memberikan angin segar sehingga masyarakat mengharapkan siapapun yang terpilih adalah pemimpin yang terbaik, namun harapan apes buat masyarakat hanya memimpin dengan sesuatu harapan palsu yang dinamakan janji manis.

Seperti diketahui pada proses pilkada kabupaten Tana Toraja tahun ini menyajikan dua pasangan yaitu Zadrak-Erianto dan Viktor-Jhon. Masyarakat
Tana Toraja akan memilih salah satu diantara mereka,namun disisi lain keduanya sama-sama memiliki program atau visi misi yang sama baiknya, akan tetapi tentu masyarakat tidak meng- inginkan terulang kembali pada proses pilkada sebelumnya yang mana dalam proses kampanye itu masyarakat disajikan dengan sebuah visi misi yang sama baiknya, akan tetapi sebuah kesimpulan bahwa proses kampanye adalah hanya godaan belaka untuk mendapatkan simpati dan empati.

Bahkan program peme- rintah sebelumnya yang begitu sangat baik tidak dilanjutkan karena ego dengan ciri khas masing- masing pemimpin.

Salah satu tokoh masyarakat yang bernama Imanuel sidang berkomen- tar dalam salah satu group media whatsapp yang me- nyoroti kepemimpinan saat ini sekaligus mengirim bukti ketidakpedulian pemimpin terhadap masyarakat yang membiarkan beberapa infra struktur tidak terawat atas ulah pemimpin yang tidak pro terhadap kepentingan umum.

Bukti nyata hasil pembiaran akses jln poros kecamatan Simbuang-mappak oleh kepemimpinan The-za selama 1 periode.
Doc:MATA(Yanto)

Saya sangat kecewa terhadap pemimpin sebelumnya yang sama sekali tidak ada gerakan dan perhatian terhadap masyarakat.Masyarakat
menilai bahwa program yang ditawarkan oleh kandidat hanyalah program yang terprogram secara nasional sehingga masyarakat tidak dapat merasakan kebijakan para pemimpin daerah.

Salah satu contoh BPJS gratis yang selalu menjadi penawaran terbaik kandidat pada hal ini adalah pro- gram Nasional. Namun disatu sisi jika masyarakat terlanjur terdaftar dalam BPJS mandiri yang pada umumnya menunggak sehingga beralih ke umum akibat tunggakan atau tidak mampu membayar yang berakibat tidak dpt terlayani.Hal seperti inilah yang harus dipecahkan oleh para pemimpin kepala daerah.
<Red/Yanto>

editorMATA
Author: editorMATA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian