Media Adipati Nusantara (MATA)
Lampung Tengah — Pihak SPBU Bumi Kencana memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai puluhan warga yang mendatangi SPBU setempat untuk meminta jatah solar dan memprotes dugaan pengecoran, sebagaimana dimuat salah satu media online.
Koordinator keamanan SPBU Bumi Kencana, Tono alias Tondil, menjelaskan bahwa kedatangan para sopir ke lokasi pada dasarnya dipicu oleh miskomunikasi terkait informasi pembukaan layanan solar, bukan aksi massa seperti yang tergambar dalam pemberitaan.
Menurut Tono, sebelumnya sejumlah sopir memang sudah dihubungi untuk datang dan mengantre pada pagi hari karena ada rencana pembukaan layanan pengisian solar subsidi. Namun saat para sopir tiba di lokasi, stok solar belum tersedia karena pasokan BBM belum datang.
“Jadi ceritanya sopir-sopir ini memang sudah dikontak untuk datang pagi karena rencananya pom mau buka. Tapi waktu mereka datang, minyaknya belum ada. Baru siang tadi datang 8 ton, setelah itu baru dibuka,” ujar Tono, Sabtu.
Ia mengatakan, para sopir yang datang ke SPBU merasa kecewa lantaran sebelumnya telah mendapat informasi untuk mengantre sejak pagi, namun saat tiba stok solar ternyata belum tersedia. Kondisi itulah yang kemudian memicu protes dari sejumlah sopir di lokasi.
Tono menegaskan, situasi yang terjadi lebih merupakan bentuk kekecewaan para sopir akibat ketidakpastian jadwal pasokan solar, bukan aksi massa besar seperti yang diberitakan.
“Jadi mereka datang karena memang sudah dikabari untuk antre. Rupanya pas pagi minyaknya belum ada. Baru siang datang 8 ton, lalu SPBU dibuka,” katanya.
Ia juga membantah anggapan bahwa peristiwa tersebut merupakan aksi massa besar. Menurutnya, para sopir datang untuk memastikan ketersediaan solar setelah sebelumnya mendapat informasi bahwa pengisian akan dibuka.
Setelah pasokan solar sebanyak 8 ton tiba pada Sabtu siang, layanan pengisian di SPBU Bumi Kencana kemudian dibuka kembali untuk para sopir dan masyarakat yang telah menunggu.
Pihak SPBU berharap ke depan tidak terjadi lagi kesalahpahaman terkait informasi jadwal buka layanan solar, sehingga masyarakat dan para sopir bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai ketersediaan BBM subsidi di SPBU tersebut.
<Red/Yudi>
