Media Adipati Nusantara ( MATA ) Metro- Kepastian nasib ratusan Tenaga Honor Lepas ( THL ) non Database di Kota Metro akhirnya menemukan titik terang. Walikota Metro Hi. Bambang Imam Santoso menegaskan bahwa sebanyak 540 THL non Database yang selama ini terancam kehilangan pekerjaan dipastikan tidak akan dirumahkan.
Jaminan itu disampaikan Walikota Metro Hi. Bambang Imam Santoso saat menemui ratusan massa aksi damai dari Forum THL non Database, Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) di Aula sekretariat Pemda Kota Metro, Selasa ( 16/9/2025 ).
Dalam pertemuan yang cukup hangat tersebut Walikota dan Wakil Walikota Metro duduk bersama perwakilan aksi untuk membahas solusi keresahan para Tenaga Honorer Kota Metro. Dari Audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan yang ditanda tangani oleh Walikota dan Wakil Walikota, serta Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini serta sejumlah anggota DPRD Kota Metro besertaketua aksi.
Penandatanganan ini dianggap sebagai langkah monomental yang menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kota Metro dalam keberlangsungan para THL. Isi Kesepakatan itu:
1. Pemerintah Kota Metro berjanji dan menjamin tidak akan merumahkan 449 THL Pemerintah Daerah dan 91 THL BLUD dan THL guru.
2. Pemerintah Kota Metro berkomitmen menagih dan merealisasikan program unggulan, terutama terutama peningkatan kesejahteraan ASN dan honorer sesuai APBD.
3. THL non Database yang memenuhi aturan akan diusulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ) paruh waktu.
4. Mendorong BKN dan Menpan RB, agar THL non Database dapat untuk diakomodir dalam usulan PPPK paruh waktu.
5. Memberikan solusi alternatif agar seluruh THL tidak kehilangan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Metro.
Dalam pernyataannya Walikota Metro Hi. Bambang Imam Santoso menegaskan, bahwa Pemerintah Daerah Kota Metro tidak akan tinggal diam terhadap jeritan tenaga honorer. “Kita sudah menyepakati aksi damai yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang Metro dan para THL, Pemerintah Daerah akan memastikan semua komitmen ini berjalan baik ,”ujar Walikota.
Sementara Ketua Forum THL non Database Raden Yusuf mengungkapkan rasa lega setelah mendapatkan kepastian dari Pemerintah Kota Metro. Senada dengan itu Ketua DPRD Ria Harini menyatakan kesiapan untuk mengawal proses ini hingga DPR RI. “DPRD sudah menyetujui tuntutan Insya Allah apa yang menjadi harapan Pak Walikota akan segera menindak lanjuti,” tegas Ria.
Sementara itu Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang Metro menegaskan untuk mengawal janji Pemerintah Daerah, bahkan siap turun kejalan jika realisasi tidak berjalan sesuai dengan kesepakatan. Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Metro Adi Herlambang menegaskan apa yang disampaikan Walikota dan Wakil Walikota dalam forum tersebut bukanlah ucapan kosong. “Apa yang disampaikan tidak berhenti di forum ini, kami akan kawal terus sampai dengan teman – teman THL dapat kepastian, terkait hak – hak mereka,” tegas Adi Herlambang.
Jika dalam waktu dekat tidak ada epelementasi nyata HMI memastikan bahwa gelombang aksi akan terjadi, ancaman ini sekaligus menjadi ujian bagi kepemimpinan Bambang – Rafieq dalam kesungguhan mereka menjalankan komitmen Politik dan Moral. Meski demikian Gerakan Mahasiswa ini tidak berdiri sendiri, anggota DPRD Kota Metro Sudarsono memberikan apresiasi terhadap aksi damai yang digelar ratusan massa tersebut.
<Red/Syaiful Anwar>
