PEMBANGUNAN JEMBATAN TITIAN DESA TOROKEKU TAK KUNJUNG SELESAI, WARGA MENGELUH

Tinanggea-MATA.
Proyek pembangunan Jembatan Titian di Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, yang dibiayai melalui APBD-P Tahun Anggaran 2024 senilai Rp197.200.000, hingga kini belum juga rampung, meski tenggat waktu pelaksanaan telah berakhir sejak 31 Desember 2024 lalu.

Papan proyek yang terpasang mencatat bahwa pekerjaan ini dimulai pada 22 November 2024 dan seharusnya selesai hanya dalam waktu 40 hari kerja. Namun kenyataannya, struktur jembatan yang terlihat saat ini baru sampai pada tahap pemasangan tiang pancang, tanpa adanya konstruksi lanjutan.

Warga Desa Torokeku menyampaikan kekecewaannya. “Kami berharap jembatan ini bisa mempermudah akses, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang beraktivitas ke pasar. Tapi sampai sekarang belum bisa digunakan, malah jadi bahaya kalau dilalui,” ujar salah satu warga.

Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Cipta Karya atas penunjukan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Konawe Selatan. Ketidaksesuaian antara target dan realisasi memunculkan pertanyaan publik mengenai pengawasan dan komitmen pelaksana proyek.

Hingga berita ini dirilis, belum ada penjelasan resmi dari pihak kontraktor maupun dinas terkait mengenai alasan keterlambatan serta rencana tindak lanjut untuk menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan agar pembangunan jembatan titian ini tidak terbengkalai dan dapat segera dimanfaatkan demi kelancaran aktivitas warga.
<Red/Soni>

EditorMATA-SK
Author: EditorMATA-SK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian