Industri otomotif tetap terus mengembangkan sayapnya dengan berbagai launching produk baru. Dari produk-produk tersebut tentunya diharapkan agar calon-calon konsumen bisa merasa puas dan tertarik dengan produk-produk itu. Namun adakalanya suatu produk bisa mengalami kenaikan maupun penurunan penjualannya. Seperti yang terjadi pada Hyundai Motor Company.

Hyundai Motor Company mengalami penurunan penjualan global sebesar 3,7% pada bulan September 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan total penjualan mencapai 343.824 unit. Penjualan di luar Korea turun 5%, mencapai 288.019 unit, sementara penjualan di Korea sendiri justru mengalami kenaikan 3,5%, dengan 55.805 unit terjual. Secara keseluruhan, penjualan global dari Januari hingga September 2024 juga turun 1,6% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2023.
Penurunan ini terjadi meskipun ada peningkatan penjualan kendaraan listrik (EV) yang mencapai lebih dari 17.000 unit di seluruh dunia pada bulan September. Penjualan model hybrid Hyundai meningkat 36% dari tahun ke tahun. Hyundai juga memperkirakan bahwa pertumbuhan penjualan tahun 2024 akan lebih lambat karena permintaan yang melemah dan ketidakpastian makro-
ekonomi​.
(dilansir dari Hyundai USA
Car Dealership Guy News
NADA)
<Red/Seska Kaligis>
